Berita Daerah

Panipahan Kota Diatas Laut Eps. 1
Indra Jaya : Zamrudtv Online
01 Juni 2011
Narrator : D. citra | Durasi : 4.43 Menit

JW Player goes here 1

Rokan Hilir, Riau--Tidak banyak yang tahu tentang potensi pariwisata di Provinsi Riau karena memang jarak dipromosikan. Namun jika kita teliti ada beberapa objek wisata yang sangat potensial di provinsi minyak ini, tepatnya di kabupaten Rokan Hilir di sebuah kecamatan pasir Limau Kapas yang dijuluki Panipahan Kota di atas laut.

Menuju Panipahan, kita menaiki spead boat selama satu setengah jam. Spead berbendera indonesia ini berjalan dalam kecepatan standar. Sepanjang jalan, pengunjung akan menikmati pemandangan, mulai dari penggalangan kapal, pinggir pantai yang ditumbuhi pepohonan yang masih perawan hingga laut lepas berbatasan langsung dengan Selat Malaka.

Kota Panipahan atau Kota diatas laut dihuni sekitar 20.000 jiwa. Dengan memiliki tujuh kepenghuluan.

Ribuan rumah yang berada di kota ini, di topang oleh puluhan kayu penyangga sebagai pondasi pada setiap petak rumah. Tinggi kayu balok sebesar lengan orang dewasa itu bervariasi.

Ada tiga meter sampai enam meter, tergantung keberadaannya ketengah laut atau kepinggir pantai.

Masyarakat di sini tergabung dari berbagai suku, diantaranya warga thionghoa, melayu, batak, jawa dan lainnya. mereka hidup rukun, damai dan saling menghormati.

Di sini tidak ada orang yang memiliki kendaraan roda empat. Mereka hanya memakai kendaraan roda dua, karena kotanya memiliki jalan dengan lebar dua setengah meter.

Pasar berada dipinggir jalan. Pedagang kecil menumpang didepan pedagang yang memiliki kedai tetap.

Ia menjual hasil laut seperti ikan, pensi, kerang dan sejenis lainnya dipasar.

Pada umumnya masyarakat penipahan mata pencahariannya adalah melaut. Laki laki perempuan bisa membuat atau membenahi jaring penangkap ikan.

Pembenahan ini dilakukan dirumah, sabelum pergi ke laut. Hasil tangkapan di jual kepada pembeli lokal.

Masyarakat panipahan juga membudidayakan tambak udang yang dikenal dengan udang eko, untuk ekspor keluar negeri. Sebelum keluar negeri udang dijual ke daerah Tanjung Balai Karimun.

Pembudidayaan itu dibantu oleh koperasi lokal. Sehingga usaha mereka bisa berjalan dengan lancar.

Kota panipahan dilengkapi oleh tower telekomunikasi. Sehingga jalur informasi tidak sulit.

Pemerintah setempat membangun jalan yang dulunya terbuat dari kayu sekarang sudah menjadi beton.

Bangunan di atas laut, bukan saja rumah penduduk atau kantor, tapi sekolah satu atap juga dibangun diatas laut dengan luas sekitar dua hektar. Siswa sekolah ini terdiri dari TK, SD, SMP dan SMA dengan jumlah sekitar delapan ratus orang.(indra/zamrudtv.com)



Hits : 1363 | Comments : 2

  • nofa oma hia
    panipahan kota diatas air mantap


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

zamrud Property
Berita Terbaru
  Beranda | Riau | Sumbar | Sport | Lingkungan | Lifestyle | Otomotif | Tokoh | Daerah | Ekonomi | Wisata  
 
  CV. Zamrud Multimedia Network
 
 
  Jl. Sudirman 125 Lantai 2, Tangkerang Selatan, Pekanbaru - Riau
  Telp : (0761) 480898, Fax (0761) 899335
  Email : redaksi@zamrudtv.com & iklan@zamrudtv.com, admin@zamrudtv.com Copyright©2011 | Hak Cipta Dilindungi