Berita Usaha
2012, Sudah Ada 200 Kasus di Bisnis Properti
08 Juni 2012

Erwin Kallo, Direktur Lembaga Advokasi Konsumen Properti Indonesia, pada seminar A to Z Legal Property, di Jakarta, Kamis (7/6) menyebutkan kebanyakan dari kasus sengketa properti tersebut adalah permasalahan sengketa pertanahan, serah terima unit terlambat, serta spesifikasi bangunan tidak sesuai perjanjian. Masalah ini, lanjut dia, 70 % banyak terjadi di rumah susun.
Kasus sengketa properti tersebut, lanjut Erwin, belum termasuk pengaduan lewat surat pembaca serta lembaga lainnya. Bahkan, kasus sengketa properti termasuk pengaduan lima besar yang diadukan ke Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI).
Melihat banyaknya kasus sengketa ini, Erwin mengatakan, konsumen menjadi pihak paling dirugikan. Posisi tawar konsumen sangat lemah ketika menghadapi pengembang nakal.
Untuk itu dibutuhkan badan penyelesaian sengketa properti yang bisa menjembatani antara konsumen dan pengembang. Lembaga penyelesaian sengketa konsumen properti ini diharapkan bisa menyelesaikan masalah secara mudah, cepat dan murah.(tim/zamrudtv.com)

- Jual Beli telur Penyu Marak di Padang
- Olimpiade London,Angkat Besi Indonesia Ditarget Perak
- MTQ Nasional ke-XXIV Resmi Dibuka
- Imigran Gelap Ancam Bunuh Diri Massal
- Dugaan Korupsi di Venue PON, KPK Panggil Satmoko
Hits : 478 | Comments : 0
Isi Komentar :

Berita Terbaru
- 24 Mei 2013
Lulus 100 Persen,Siswa SMA 2 Banjarmasin Cuci Kaki Ibu - 24 Mei 2013
Di Riau, Angka kelulusan UN SMA 99,93 persen - 24 Mei 2013
Enam Pencuri Motor Dibekuk - 24 Mei 2013
Pimred Pekanbaru MX Ditangkap Karena Memeras - 24 Mei 2013
Tabrakan Beruntun di Sitinjau Lauik Padang



